Winarto, DPRD Ngawi Ditahan Terkait Dugaan Gratifikasi dan Manipulasi Pajak Daerah Rp91 Miliar

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 30 Mei 2025 - 09:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi II DPRD Ngawi, Winarto. (Dok. dprd.ngawikab.go.id)

Ketua Komisi II DPRD Ngawi, Winarto. (Dok. dprd.ngawikab.go.id)

NGAWI – Winarto, Ketua Komisi II DPRD Ngawi, resmi ditahan Kejaksaan Negeri Ngawi pada Senin, 26 Mei 2025.

Ia diduga terlibat dalam kasus gratifikasi dan manipulasi pajak daerah terkait pembebasan lahan untuk pembangunan pabrik mainan PT GFT Indonesia Investment di Desa Geneng, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi.

Dalam proses tersebut, Winarto berperan sebagai fasilitator antara perusahaan dan pemilik lahan, namun diduga menerima keuntungan pribadi sebesar Rp91 miliar.

Kronologi Penetapan Tersangka dan Penahanan Winarto

Setelah dua kali mangkir dari panggilan penyidik dengan alasan sakit, Winarto akhirnya memenuhi panggilan dan diperiksa sebagai tersangka.

Berdasarkan hasil penyidikan dan alat bukti yang ada, Kejari Ngawi menetapkan Winarto sebagai tersangka atas kasus dugaan gratifikasi dan manipulasi pajak daerah.

Ia ditahan selama 20 hari ke depan di Lapas Kelas IIB Ngawi.

Penggeledahan dan Penyitaan Barang Bukti oleh Kejari Ngawi

Kejari Ngawi melakukan penggeledahan di ruang kerja Winarto di Komisi II DPRD Ngawi dan dua rumah pribadinya di Desa Tempuran, Kecamatan Paron.

Dari penggeledahan tersebut, penyidik menyita dokumen penting, dua unit sepeda motor, dan satu unit mobil yang diduga terkait dengan kasus gratifikasi dan manipulasi pajak daerah.

Reaksi Partai Golkar dan Masyarakat Ngawi

Partai Golkar Ngawi menyatakan kehilangan kader potensial dan menunggu arahan dari DPP terkait status keanggotaan Winarto.

Sementara itu, masyarakat Ngawi berharap kasus ini dapat diusut tuntas dan menjadi pelajaran bagi pejabat lainnya untuk tidak menyalahgunakan wewenang demi keuntungan pribadi.

Rilisbisnis.com mendukung program publikasi press release di media khusus ekonomi & bisnis untuk memulihankan citra yang kurang baik ataupun untuk meningkatan reputasi para pebisnis/entrepreneur, korporasi, institusi ataupun merek/brand produk.

Analisis dan Solusi untuk Mencegah Kasus Serupa

Kasus gratifikasi dan manipulasi pajak daerah yang melibatkan Winarto menunjukkan perlunya pengawasan lebih ketat.

Terhadap proses pembebasan lahan dan transparansi dalam pengelolaan pajak daerah.

Pemerintah daerah perlu memperkuat sistem pengawasan internal dan melibatkan masyarakat dalam proses pengambilan keputusan terkait proyek-proyek besar.

Selain itu, penegakan hukum yang tegas terhadap pelaku korupsi diharapkan dapat memberikan efek jera dan mencegah terulangnya kasus serupa di masa depan.***

Kami juga melayani Jasa Siaran Pers atau publikasi press release di lebih dari 175an media, silahkan klik Persrilis.com

Sedangkan untuk publikasi press release serentak di media mainstream (media arus utama) atau Tier Pertama, silahkan klik Publikasi Media Mainstream.

Indonesia Media Circle (IMC) juga melayani kebutuhan untuk bulk order publications (ribuan link publikasi press release) untuk manajemen reputasi: kampanye, pemulihan nama baik, atau kepentingan lainnya.

Untuk informasi, dapat menghubungi WhatsApp Center Pusat Siaran Pers Indonesia (PSPI): 085315557788, 087815557788.

Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News. Terima kasih.

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Infopeluang.com dan Ekonominews.com

Simak juga berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Lingkarin.com dan Kontenberita.com

Informasi nasional dari pers daerah dapat dimonitor langsumg dari portal berita Hallokaltim.com dan Apakabarbogor.com

Dapatkan beragam berita dan informasi terkini dari berbagai portal berita melalui saluran WhatsApp Sapulangit Media Center

Berita Terkait

Santriwati Meninggal Tertimpa Atap Ambruk Ponpes di Situbondo
Reruntuhan Doa di Ponpes Al Khoziny, 108 Korban Terselamatkan
Emil Dardak Jelaskan 64 Anak Terjerat Hukum di Jatim: Prosesnya Dibina, Bukan Dihukum
Kasus Hibah Pokmas Jatim, Khofifah Diperiksa KPK sebagai Saksi
Pemeriksaan Khofifah oleh KPK dalam Kasus Hibah Pokmas Jadi Sorotan
Dikebiri Haknya, Disiksa Orangtuanya: Polisi Buka Kronologi Bocah 7 Tahun yang Nyaris Tewas di Jakarta
Kasus Penahanan Ijazah Eks Karyawan UD Sentoso Seal, Jan Hwa Diana Kini Jadi Tersangka
Longsor Trenggalek: Pak Minto Bersaksi Detik-detik Reruntuhan Telan Keluarga di Rumahnya
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:56 WIB

Santriwati Meninggal Tertimpa Atap Ambruk Ponpes di Situbondo

Jumat, 3 Oktober 2025 - 09:56 WIB

Reruntuhan Doa di Ponpes Al Khoziny, 108 Korban Terselamatkan

Jumat, 12 September 2025 - 10:27 WIB

Emil Dardak Jelaskan 64 Anak Terjerat Hukum di Jatim: Prosesnya Dibina, Bukan Dihukum

Jumat, 11 Juli 2025 - 06:18 WIB

Kasus Hibah Pokmas Jatim, Khofifah Diperiksa KPK sebagai Saksi

Kamis, 10 Juli 2025 - 14:22 WIB

Pemeriksaan Khofifah oleh KPK dalam Kasus Hibah Pokmas Jadi Sorotan

Berita Terbaru

ROE 20 - Key Visual

Pers Rilis

ROE Visual Rayakan 20 Tahun Inovasi Teknologi LED

Rabu, 14 Jan 2026 - 07:42 WIB