HARIANMALANG.COM – Debat publik ketiga pasangan calon Bupati dan wakil Bupati Malang yang digelar nanti malam, Jumat (22/11) tidak ada yang menonjol.
Begitu juga dengan Paslon SALAF. Pada debat ke tiga kali ini SALAF tidak mempersiapkan secara khusus.
Paslon Nomor Urut 1 HM Sanusi, yang berpasangan dengan Calon Wakil Bupati (Cawabup) Malang Hj Lathifah Shohib, mengaku tidak memiliki persiapan khusus.
Berbeda dengan debat publik sebelumnya, para paslon melakukan persiapan khusus agar strategi-strategi dalam debat dapat dikuasai demi kemenangan dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Malang.
Baca Juga:
Haier Biomedical Gelar European Partner Summit di Roma, Memperkuat Strategi “In Europe, for Europe”
Debat ketiga malam nanti, mengambil tema Menyerasikan Pelaksanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Malang dengan Provinsi Jawa Timur dan nasional, serta Memperkokoh NKRI dan Kebangsaan.
“Debat punlik nanti malam, kita ikuti seperti air mengalir. tidak ada persiapan khusus. Saya bersama Bu Latifah berharap menang seperti juga Paslon dalam konstestasi politik,” ucap Sanusi.
Saat ditemui awak media disela-sela kegiatan Apel Kader DPC Gerindra Kota Malang, yang dihadiri Sekretaris Jenderal (Sekjend) DPP Gerindra, Ahmad Muzani, di Hotel Grand Mercure, Kota Malang, Kamis (21/11), Sanusi kelihatan tenang.
Menyinggung saat pencoblosan, Rabu tanggal 27 Nopember, Sanusi mengaku tidak ada persiapan apapun.
Baca Juga:
Pan Pacific Hotels Group Memperkuat Tim Eksekutif untuk Mendukung Fase Pertumbuhan Berikutnya
Yang Chaobin dari Huawei: Membangun Dunia Cerdas yang Lebih Baik dengan 5G-A dan U6GHz
“Tidak ada persiapan khusus. Kami akan mengikuti alur yang sudah disiapkan dan tetap mengadakan kampanye sampai masa tenang,” tuturnya.
Ketika ditanya terkait hasil survey H-6 Pilkada Serentak 2024, Sanusi mengaku berdasarkan hasil survey Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Kompas, Paslon Bupati Malang Nomor Urut 1 HM Sanusi-Lathifa Shohib (Salaf) unggul dari rivalnya.
“Hasil survey kemarin itu telah mencapai 66,9 persen, dan saya menargetkan mencapai 70 persen. Untuk itu, saya memohon doanya,” ujar Sanusi kepada masyarakat Kabupaten Malang.
Menurutnya, dengan kekuatan doa dapat menjadi harapan menang dalam Pemilihan Bupati (Pilbub) Malang.
Selain itu, Sanusi berharap agar pelaksanaan Pilkada Kabupaten Malang berjalan lancar hingga selesainya penetapan perhitungan suara oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Malang.
“Kita harus ikut menjaga keamanan, agar kabupaten Malang terhindar dari gejolak, yang akan merugikan diri sendiri,” tukasnya.***














