- HARIANMALANG .COM – Calon Bupati Malang, HM Sanusi atau yang akrab disapa Abah Sanusi, mengapreasiasi sound horeg, Bintang Perkasa Audio yang suaranya membahana.
Betapa tidak karena suaranya yang menggelegar hingga terdengar sejauh 2 KM ini, sound horeg diundang ke Jakarta saat Presiden dan Wakil Presiden, Prabowo – Gibran, dilantik, Minggu (20/10) lalu.
“Saya mengapresiasi Bintang Perkasa Audio, yang ikut meramaikan sekaligus menghibur masyarakat Kota Jakarta saat pelantikan Presiden terpilih Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka,” kata Calon Bupati (Cabup) Malang nomor urut 1 HM Sanusi, Rabu (23/10)
Akhir -akhir ini warga Kabupaten Malang mengembangkan sound system dengan suara kencang selain inovatif dibidang pertanian.
Sound horeg adalah alat penghasil suara dengan ukuran besar yang menghasilkan volume tinggi yang terkenal di Kabupaten Malang.
Sanusi berharap, usaha sound system ini dapat menjadi ladang yang menghasilkan uang bagi masyarakat Kabupaten Malang
Diakuinya, sound horeg tersebut memang diminati masyarakat Kabupaten Malang.
“Meski memiliki suara keras, namun hanya sebagai hiburan,” tuturnya.
Terutama pada event-event musik, hajatan resepsi pernikahan maupun karnaval. Sekali sewa hanganya mencapai puluhan juta.
Baca Juga:
Savaya Group Luncurkan Zumana, Destinasi Tepi Pantai Terbaru di Kawasan Ikonik Pantai Kuta
Debut AiMOGA Intelligent Police Unit R001, Sambut Era Baru dalam Pengaturan Lalu Lintas Cerdas
Himel Raih Penghargaan Internasional Berkat Keunggulan Global dan Inovasi Produk
Untuk harga sewa bervariatif, tergantung paketnya, seperti Bintang Perkasa Audio memiliki paket full salon satu truk container, sekali sewa harganya ratusan juta.
Menurut Abah Sanusi, bagi pengusaha sound system, sound horeg peluangnya besar.
Di Jawa! Timur, sound system seperti sound horeg mulai berkembang termasuk Perkasa Audio yang home basenya di wilayah Desa Bakalan, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang.
Saat kunjungan ke markas sound horeg, Sanusi berpesan saat menggelar acara jangan sampai merugikan orang lain.
Seperti diketahui, saat cek sound suaranya yang menggelegar berpotensi merusak kaca jendela rumah warga. “jika cek sound dikampung sebaiknya volumenya disesuaikan,” tuturnya.
Hal ini untuk mengantisipasi adanya kerusakan kaca jendela rumah warga, kerana getaran suaranya.
Sesuai data sound horeg tidak hanya di Jatim tetapi juga di Jateng. Selain Bintang Perkasa Audio juga Raden Wijaya Audio, Nanda Audio, Brewog Audio, Blizzard Audio, Sultan Production, Aeromax Production dan masih banyak lagi.
“Saat ke Jakarta, kami berangkat bersama-sama dan titik kumpulnya di Colomadu, Kabupaten Karanganyar, Jateng, kemudian dikomando oleh Budi Aeromax,” kata salah satu warga asal Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang yang ikut mengawal Bintang Perkasa Audio.***















