WEPSEA 2026 Resmi Berakhir, Dorong Industri Kemasan Asia Tenggara yang Semakin Cerdas dan Berkelanjutan

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 7 September 2026 - 23:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SHANGHAI, 8 September 2026 /PRNewswire/ — WEPSEA 2026 resmi berakhir setelah berlangsung selama tiga hari dengan rangkaian pameran, konferensi, forum bisnis, serta berbagai kegiatan pertukaran industri. Ajang ini semakin memperkuat posisi Asia Tenggara sebagai salah satu pasar yang paling dinamis di dunia bagi industri kemasan dan percetakan.

Sebagai platform regional yang berbasis di Indonesia dan menjangkau pasar Asia Tenggara, WEPSEA 2026 mempertemukan pelaku dari berbagai lini industri, mulai dari produsen kemasan, penyedia teknologi, perusahaan converting, pemilik merek, pemasok, hingga asosiasi industri dan pembeli profesional. Para peserta bertukar pandangan mengenai peran inovasi, kolaborasi, dan pembangunan berkelanjutan dalam mendorong perkembangan industri ke depan.

WEPSEA tak lagi sekadar menjadi ajang pameran, namun telah berkembang sebagai wadah yang mempertemukan inovasi teknologi dan kebutuhan pasar. Platform ini juga membuka banyak kesempatan bagi pelaku industri di kawasan yang ingin mengakses keahlian global sehingga mempercepat transformasi industri.

Mencermati Arah Baru Perkembangan Industri

Salah satu isu utama WEPSEA 2026 adalah perubahan arah investasi di industri kemasan Asia Tenggara.

Pertumbuhan pasar konsumen, ditopang oleh perkembangan sektor makanan dan minuman, e-commerce, layanan kesehatan, perawatan tubuh, serta ritel modern, turut mengubah kebutuhan produsen kemasan. Investasi kini tidak lagi semata-mata menyasar penambahan kapasitas produksi. Pelaku industri juga semakin mempertimbangkan efisiensi manufaktur, kualitas produk, fleksibilitas operasional, dan keberlanjutan.

Sepanjang pameran, diskusi antara peserta dan pengunjung pun banyak menyoroti tantangan produksi di lapangan, serta strategi menjaga daya saing industri dalam jangka panjang.

Bagaimana produsen dapat mengurangi ketergantungan pada tenaga kerja manual melalui otomatisasi? Bagaimana proses produksi dapat dibuat menjadi lebih fleksibel guna menghadapi siklus hidup produk yang semakin singkat dan permintaan yang kian terpersonalisasi? Bagaimana perusahaan dapat memenuhi tuntutan yang semakin tinggi terkait keamanan pangan, kepatuhan Halal, tanggung jawab lingkungan, dan rantai pasok internasional?

Berbagai pertanyaan tersebut menjadi bagian dari agenda pembahasan dalam sesi konferensi, pertemuan bisnis, dan diskusi teknis, sejalan dengan transformasi yang terus berlangsung di industri kemasan di seluruh kawasan.

Inovasi Mendorong Transformasi Industri

Di tengah perubahan tersebut, WEPSEA 2026 menghadirkan beragam teknologi dan solusi yang mencakup seluruh rantai nilai industri kemasan, mulai dari kemasan bergelombang (corrugated), karton lipat (folding carton), dan kemasan fleksibel hingga percetakan digital, manufaktur cerdas, peralatan converting, serta material kemasan.

Peserta pameran tidak hanya memajang produk, melainkan juga berdiskusi langsung dengan pengunjung tentang penerapan teknologi baru yang meningkatkan produktivitas, mengurangi limbah, mengoptimalkan penggunaan sumber daya, dan meningkatkan kualitas produksi. Demonstrasi peralatan secara langsung serta pertukaran teknis tatap muka membantu perusahaan memahami penerapan inovasi untuk menciptakan nilai bisnis yang nyata.

Pameran ini turut memperkuat peran teknologi sebagai salah satu pendorong utama di balik perkembangan industri di Asia Tenggara.

Pertukaran Pengetahuan Mempercepat Kemajuan Industri

Tak hanya melalui pameran, WEPSEA juga menghadirkan konferensi yang mempertemukan pakar industri, pemimpin bisnis, dan penyedia teknologi untuk bertukar pandangan.

Berbagai topik, mulai dari kemasan cerdas, kecerdasan buatan dalam manufaktur, inovasi material, kemasan untuk e-commerce, kemasan Halal, ketahanan rantai pasok, hingga produksi berkelanjutan, membahas peluang dan tantangan yang dihadapi industri.

Lokakarya praktis turut menjadi ruang berbagi keahlian operasional, dengan pembahasan seputar manajemen kualitas percetakan, pencegahan cacat produksi, konsistensi warna, dan optimalisasi produksi. Sementara itu, Business Forum Pack ID mengangkat isu pengadaan digital (digital procurement), pengembangan merek konsumen, serta perkembangan kebijakan yang memengaruhi pasar percetakan dan kemasan di kawasan.

Rangkaian kegiatan tersebut menunjukkan bahwa daya saing industri ke depan tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan peralatan, namun juga kemampuan berbagi pengetahuan, membangun kolaborasi teknis, dan mendorong inovasi secara berkelanjutan.

Membangun Ekosistem Industri Kemasan Regional yang Lebih Terhubung

Rilisbisnis.com mendukung program publikasi press release di media khusus ekonomi & bisnis untuk memulihankan citra yang kurang baik ataupun untuk meningkatan reputasi para pebisnis/entrepreneur, korporasi, institusi ataupun merek/brand produk.

Salah satu keunggulan WEPSEA 2026 terletak pada dukungan dan partisipasi aktif dari berbagai asosiasi industri terkemuka di bidang kemasan dan percetakan dari seluruh Asia. Keterlibatan asosiasi industri tersebut semakin mengukuhkan posisi WEPSEA sebagai platform regional yang mendorong kolaborasi antarpelaku industri.

Delegasi dan perwakilan resmi hadir dari berbagai negara dan wilayah, termasuk Malaysian Corrugated Carton Manufacturers’ Association (MACCMA), Corrugated Box Manufacturers Association, Singapore (CBMA), Asosiasi Kotak Karton Gelombang Indonesia (AKKGI), Thai Corrugated Packaging Association (TCPA), Association Corrugated Converting Indonesia (ACCI), Bangladesh Institute of Packaging (BIP), Indonesian Packaging Federation (IPF), Malaysia Printing Association (MPA), Hong Kong Corrugated Paper Manufacturers’ Association Ltd (HKCPMA), Packaging Development Federation (PDF), dan PRINTPACK Indonesia.

Partisipasi aktif berbagai asosiasi tersebut melengkapi program WEPSEA melalui pertukaran teknis, kunjungan delegasi, dukungan terhadap konferensi, serta kegiatan jejaring bisnis. Rangkaian kegiatan ini turut membuka ruang dialog yang lebih erat antara asosiasi industri, produsen, pemasok, pemilik merek, dan pembeli di seluruh kawasan.

Di tengah rantai pasok yang semakin terhubung, platform seperti WEPSEA memiliki peran yang kian penting dalam mendorong kerja sama regional, memperluas pertukaran pengetahuan, serta mendukung pertumbuhan berkelanjutan industri kemasan dan percetakan di Asia Tenggara.

Menciptakan Nilai Tambah Jangka Panjang Setelah Pameran Berakhir

Meski WEPSEA 2026 telah berakhir, berbagai pembahasan, kemitraan, dan gagasan yang lahir selama acara berlangsung diharapkan terus memberikan manfaat bagi perkembangan industri dalam jangka panjang.

Ke depan, WEPSEA akan tetap menjadi platform terbuka yang menghubungkan inovasi dan kebutuhan industri, mendorong kerja sama regional, serta mendukung pertumbuhan berkelanjutan sektor kemasan dan percetakan di Asia Tenggara.

Seiring dengan transisi regional menuju sektor manufaktur yang lebih cerdas, aktivitas produksi yang lebih ramah lingkungan, dan kolaborasi internasional yang semakin erat, WEPSEA berkomitmen menghadirkan ruang bagi pelaku industri untuk berbagi teknologi dan gagasan yang dapat mendorong babak baru perkembangan sektor tersebut.

Berita Terkait

Infinix Resmi Luncurkan XPAD 30 Pro Secara Global, Tablet Serbaguna untuk Belajar dan Hiburan Generasi Muda
LX Pantos Rampungkan Proyek Logistik Pertahanan Kompleks untuk Persenjataan Canggih
Produk Unggulan Pegunungan Guizhou Tampil di Festival Panen Shanghai
Forum Media Asia-Pasifik Dibuka di Shenzhen, Membangun Jembatan Saling Pengertian dan Koeksistensi melalui Media
Lebih dari 400 Profesional Media Berkumpul di Shenzhen, Bahas Penggerak Baru Pertumbuhan Asia Pasifik
Asia-Pacific Media Forum Digelar di Guangdong, Tiongkok
Haier Pamerkan Ekosistem Smart Home Berbasis AI di IFA 2026
“Ragnarok Zero: Global” Disambut Antusias Usai Resmi Diluncurkan
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 01:00 WIB

Infinix Resmi Luncurkan XPAD 30 Pro Secara Global, Tablet Serbaguna untuk Belajar dan Hiburan Generasi Muda

Senin, 7 September 2026 - 23:51 WIB

WEPSEA 2026 Resmi Berakhir, Dorong Industri Kemasan Asia Tenggara yang Semakin Cerdas dan Berkelanjutan

Senin, 7 September 2026 - 22:00 WIB

LX Pantos Rampungkan Proyek Logistik Pertahanan Kompleks untuk Persenjataan Canggih

Senin, 7 September 2026 - 09:47 WIB

Produk Unggulan Pegunungan Guizhou Tampil di Festival Panen Shanghai

Senin, 7 September 2026 - 09:09 WIB

Forum Media Asia-Pasifik Dibuka di Shenzhen, Membangun Jembatan Saling Pengertian dan Koeksistensi melalui Media

Berita Terbaru