HARIANMALANG.COM – Pasangan calon Wali Kota Malang nomor urut 1 Wahyu Hidayat-Ali Muthohirin (WALI) meramaikan Car Free Day (CFD) Minggu pagi (20/10).
Agenda bertajuk pesta rakyat ini diselenggarakan di rumah pemenangan WALI. Momen ini dijadikan WALI untuk berbagi kebermanfaatan cek kesehatan dan sarapan gratis.
Pesta rakyat ini bertepatan dengan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.
Acara ini dijadikan pasangan WALI bersama warga untuk memberikan perayaan kepada Presiden Republik Indonesia.
Baca Juga:
CHiQ Raih “AI Home Ecosystem Brand Award”, Hadirkan Pengalaman Gaya Hidup Cerdas Lewat Inovasi AI
Konferensi Promosi Pariwisata Budaya Henan dan Pameran Budaya Heluo Digelar di Indonesia
Hisense Perpanjang Kemitraan dengan UEFA sebagai Sponsor Resmi UEFA EURO 2028
“Pesta Rakyat ini sebagai ucapan terima kasih dan selamat berjuang untuk Presiden yang baru,” ujar Wahyu Hidayat.
Wahyu mengatakan momen bersejarah seperti ini baik dirayakan secara positif dan bermanfaat.
Di Posko yang bernomor 46 itu digelar beberapa kegiatan. Seperti, cek kesehatan gratis, sarapan pagi gratis, hingga hiburan live music bersama.
“Seperti biasa, selain pemaparan program untuk kampanye WALI harus bermanfaat untuk masyarakat,” tambahnya.
Baca Juga:
Gupshup Meluncurkan Voice AI Platform Mandiri, Memperluas Interaksi Percakapan ke Panggilan Telepon
Kehidupan yang Didukung AI: TCL Hadirkan Inovasi AI dalam Kehidupan Sehari-hari di IFA 2026
Hisense Perkenalkan Konsep “Companion Living” Berbasis AI di IFA 2026
Sejak tiba dilokasi Wahyu langsung meninjau beberapa lokasi di CFD. Ia melihat CFD kini sudah tertata rapi, baik untuk masyarakat, pengunjung hingga para UMKM.
Hal ini adalah salah satu hasil jerih payah Wahyu saat menjadi Pj Wali Kota Malang, merombak CFD menjadi CFD Reborn.
“Ini dulu saat zaman saya kita atur ulang menjadi CFD Reborn,” ungkap Wahyu.
Pria yang akrab disapa “Pak Mbois” menjelaskan, jika CFD ini tidak hanya menjadi tanggung jawab satu perangkat daerah (PD) saja, tapi melibatkan beberapa PD. Selama ini, leading sector CFD hanya satu PD, yakni dinas perhubungan (dishub).
Kini sudah melibatkan beberapa PD lain. Seperti dinas kepemudaan, olahraga, dan pariwisata (disporapar) terkait keolahragaan. Kemudian dinas koperasi, perindustrian dan perdagangan (diskopindag) untuk mengelola UMKM.
Di sana Wahyu bersapa dengan masyarakat, tidak hanya warga Malang ia juga menyapa warga lura kota. Seperti mahasiswa dan para pendatang. Termasuk mendengar aspirasi masyarakat.
Salah seorang pengunjung bernama M Raffa mengatakan, lebih nyaman di CFD yang sekarang. Ia dalam satu bulan biasa berkunjung 2 sampai 3 kali ke CFD.
“Kalau sekarang lebih rapi, jadi kami bebas yang mau sekedar jalan atau lari, tidak terganggu pedangan, kalau mau cari Makan tinggal ke bagian UMKM,” ujarnya.***















