Gejolak Pasar Asia Akibat Guncangan Harga Energi, Broker CFD Mitrade Rilis Ebook Gratis tentang “Trumponomics”

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 14 Mei 2026 - 02:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUALA LUMPUR, Malaysia, 14 Mei 2026 /PRNewswire/ — Broker CFD Mitrade merilis ebook berjudul Decoding Trumponomics: Trading Volatility in 2026 yang mengulas dampak kebijakan perdagangan Amerika Serikat (AS) serta konflik di Timur Tengah selama setahun terakhir yang telah mengubah dinamika pasar dengan volume perdagangan tertinggi di Asia. Mitrade meluncurkan ebook ini ketika harga Japan-Korea Marker (JKM) LNG, acuan harga gas regional Asia, masih bertahan 51% di atas tingkat harga sebelum penutupan Selat Hormuz, yakni US$16,02 per MMBtu, menurut data Badan Informasi Energi AS pada akhir April lalu.

Beberapa hari setelah data tersebut dirilis, tekanan pasar semakin meluas dari dua sisi. Bloomberg pada 4 Mei melaporkan QatarEnergy memperpanjang status force majeure untuk pengiriman LNG jangka panjang hingga pertengahan Juni akibat Selat Hormuz yang masih ditutup. Kondisi tersebut membuat importir energi di Asia semakin bergantung pada harga spot. Pada awal Mei, S&P Global melaporkan PMI sektor manufaktur Indonesia yang anjlok menjadi 49,1 pada April sehingga masuk zona kontraksi. Pada saat yang sama, inflasi biaya input mencapai level tertinggi dalam empat tahun, sedangkan harga jual mencatat kenaikan tercepat sejak 2013. Lonjakan harga energi turut menekan indeks saham Asia dan nilai tukar rupiah.

Menanggapi kondisi pasar sepanjang 2026, ebook Mitrade membahas dampak berantai yang terjadi. Dalam lima bab, ebook ini mengulas bagaimana kebijakan Trumponomics dan perang Iran memengaruhi harga komoditas, bahan baku industri, dan mata uang Asia, serta mengapa dampaknya berbeda-beda di setiap pasar regional, dan bagaimana pergerakan harga yang dipicu sentimen berita kerap melampaui data fundamental.

"Dari perspektif trader di Asia, jarak geografis dari Washington maupun Timur Tengah tidak membuat kawasan ini kebal terhadap dampak kebijakan AS dan gejolak geopolitik. Ebook Mitrade mengulas berbagai kebijakan penting pemerintahan Trump, menjelaskan reaksi pasar terhadap setiap perkembangan yang terjadi, serta mengulas psikologi trader yang dapat memperparah volatilitas harga. Dengan demikian, pelaku pasar diharapkan dapat lebih memahami potensi guncangan berikutnya, bukan hanya bereaksi berdasarkan spekulasi," ujar Vice President, Mitrade Group, Kevin Lai

"Decoding Trumponomics: Trading Volatility in 2026" tersedia secara gratis sebagai bagian dari upaya Mitrade mendukung aktivitas trading yang lebih bijak.

Tentang Mitrade

Mitrade adalah platform trading CFD yang diakui secara global dan telah meraih berbagai penghargaan. Mitrade juga telah memperoleh izin resmi dari sejumlah otoritas keuangan internasional: CIMA Kepulauan Cayman (SIB1612446), FSC Mauritius (GB20025791), ASIC Australia (AFSL398528), FSCA Afrika Selatan (FSP 54842), CMA Uni Emirat Arab (20200000397), dan CySEC Siprus (CIF 438/23). Mitrade mendemokratisasi akses pasar, serta menghubungkan lebih dari tujuh juta trader dengan 970+ produk derivatif OTC, termasuk indeks, valas, komoditas, ETF, dan saham.

Platform Mitrade menawarkan eksekusi transaksi yang sangat cepat, spread yang ketat, mitigasi risiko canggih, serta kompatibilitas lintasperangkat sehingga menjamin pengalaman trading yang intuitif dan mudah disesuaikan dengan kebutuhan trader.

Setiap aktivitas trading memiliki risiko. Artikel ini hanya menyampaikan informasi, bukan anjuran finansial, penawaran, ataupun ajakan berinvestasi.

Informasi selengkapnya: https://www.mitrade.com. 

Berita Terkait

Press Release Korporasi Jadi Strategi Bangun Reputasi dan Perluas Jangkauan Informasi Bisnis di Media Digital
Aplikasi AI Guanlan: Akurasi Lebih Tinggi, Biaya Lebih Hemat, Interaksi Lebih Cerdas
JADWAL “BIGBANG 2026-2027 WORLD TOUR ” di Hong Kong Resmi Diumumkan
TCL Raih Lebih dari 30 Penghargaan Global di IFA 2026 sebagai Bentuk Pengakuan atas Inovasi Layar, AI, dan Smart Living
Casio Hadirkan G-SHOCK dengan Sentuhan Metal Elegan lewat Konstruksi Multi-Komponen
Alliance to End Plastic Waste Merilis Laporan Kemajuan 2025, Menyoroti Kemajuan Tahun Pertama dalam Strategy 2030
GCL SI Hadirkan EcoPower Mate di Ajang Oil & Gas Indonesia 2026
SANY Heavy Industry Catat Pertumbuhan Pendapatan 19,49% pada Semester I-2026, Pendapatan Luar Negeri Capai 61,33%
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 15:08 WIB

Press Release Korporasi Jadi Strategi Bangun Reputasi dan Perluas Jangkauan Informasi Bisnis di Media Digital

Rabu, 9 September 2026 - 02:54 WIB

Aplikasi AI Guanlan: Akurasi Lebih Tinggi, Biaya Lebih Hemat, Interaksi Lebih Cerdas

Rabu, 9 September 2026 - 02:02 WIB

JADWAL “BIGBANG 2026-2027 WORLD TOUR ” di Hong Kong Resmi Diumumkan

Rabu, 9 September 2026 - 01:48 WIB

TCL Raih Lebih dari 30 Penghargaan Global di IFA 2026 sebagai Bentuk Pengakuan atas Inovasi Layar, AI, dan Smart Living

Rabu, 9 September 2026 - 01:15 WIB

Casio Hadirkan G-SHOCK dengan Sentuhan Metal Elegan lewat Konstruksi Multi-Komponen

Berita Terbaru