HARIANMALANG.COM – Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Malang, Sanusi-Lathifah (SaLaf) semakin gencar menyapa masyarakat saat kampanyenya.
Kali ini menyapa warga Kecamatan Dau. Dalam kampanyenya, Sanusi berjanji akan mengajukan pembebasan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) alias gratis khusus petani padi, Kamis (14/11) pagi.
Sanusi menyebut, jika dirinya kembali terpilih sebagai Bupati Malang dalam Pilkada 2024 ini, ia akan mengusulkan kepada DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Kabupaten Malang.
Sanusi berharap, usulan ini akan menjadi modal motivasi para petani untuk menyumbang peningkatan produksi padi di Kabupaten Malang.
Baca Juga:
HunterLab luncurkan Vista® L2 dengan rentang pengukuran yang diperluas menjadi 710 nm
FLIN Rilis Layanan Mediasi Utang, Jadi Platform Credit Wellness Pertama di Indonesia
DJI Matrice 4E dan DJI Terra Petakan Lereng Es Khumbu di Gunung Everest Selama Musim Pendakian 2026
“Kami akan mengajukan ke DPRD secata intensif minimal 50 persen, pengurangan pembayaran pajak bagi petani padi,” ungkap politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tersebut.
Bahkan Sanusi akan memperjuangkan pembayaran PBB petani padi tidak hanya 50 persen tetapi gratis.
“Syukur dewan nanti menyetujuinya, para petani padi dibebaskan tidak bayar PBB,” ungkapnya.
Disela-sela kampanyenya tersebut, Sanusi juga mendapatkan aspirasi dari salah satu petani untuk mengupayakan pelebaran jalan sawah. Mengingat akses yang ada saat ini masih tergolong sempit.
Baca Juga:
TMGM Perkuat Kemitraan dengan Chelsea FC Lewat Tur Pramusim 2026 di Asia-Pasifik
Ruang Pamer Produk Pelapis Terbesar di Dunia — 3TREES Catat Guinness World Record
“Jalan masuk ke tengah sawah kurang lebar. Mereka mau mengusahakan. Setelah ada kesepakatan antar petani, selanjutnya ditangani pemkab,”tuturnya.***












